Sabtu, 22 September 2018

Review Vegan Lipstick Matte Local: Posy Beauty Shade Lust

Assalamualaikum haiiiii semua, kalau gak salah aku jarang banget review tentang produk lipen diblog ini, kebanyakan tentang eye shadow atau skin care. Jadi pas dikasih kesempatan review produk lip cream sama Posy Beauty melalui Beautycollab.ID aku semangat banget, gak sabaaarrrr banget nunggu produknya sampai apalagi lihat review orang-orang lip cream ini Ok punya.

Selain gak sabar nunggu barangnya datang, aku juga penasaran banget dengan shade yang aku dapat. Dan kedatangan kurir barang menjadi obat atas rasa penasaran itu tsaahhhh


Posy Beauty Shade Lust

Netto : 

Harga : Rp 149.000

Where to buy? Website Posy Beauty
Bisa juga via tokopedia, sekarang lagi ada promo diskon 30% lho


Packaging :
Superrrr cute, tjakep banget packagingnya mulai dari dus produknya, semacam warna galaxy gitu dan pada dusnya juga ada informasi tentang ingredients, manufactured, nomor BPOM dan lain-lain. Produknya sendiri terbuat dari wadah plastik transparan sehingga warna dari lipennya bisa langsung terlihat dengan tutup plastik berwarna hitam, bentuknya yang pipih memberikan kesan unik dan berbeda dengan lip cream pada umumnya.






Shade
Untuk shade yang aku dapat adalah shade Lust, warna pink dengan hint keunguan, kalau lihat sekilas warnanya lebih ke ungu tapi ketika diaplikasikan ke bibir hanya sedikit hint ungu. So far, aku suka dengan shade Lust ini, salah satu warna lipstik favoritku jadi pasti bakal sering pake ini 
Pic from www.posybeauty.co.id

Pic from www.posybeauty.co.id 

Tekstur dan Pigmentasi
Teksturnya cair, aku pribadi lebih senang yang teksturnya cair karena ketika kering pasti terasa ringan dibibir, berasa lagi gak pake lipen. Tapi mungkin karena teksturnya yang cair ini jadi agak lama nunggu keringnya but for me its ok lah.

Tentang pigmentasi, cukup pigmented menurutku karena bisa mengcover bagian luar bibirku yang mulai menghitam, sekali oleh sudah bisa menutupi tapi untuk hasil yang lebih ketje oles dua tau tiga kali

Ketahanan dan Hasil Pemakaian
Untuk ketahanan lumayanlah, bisa tahan 3 sampai 4 jam diaku. Buat yang nyari lipen super matte yang anti badai sepertinya kurang cocok dengan lipen ini. Tapi yang bibirnya cenderung kering seperti aku, ini oke banget karena hasilnya matte tapi gak bikin bibir kering. Aku lebih milih lipstick yang ketahanannya biasa aja dari pada yang tahan seharian tapi buat bibir semakin kering, aku gak masalah harus selalu touch up lipstick


Oh iya, selain gak bikin bibir kering karena mengandung Vitamin E, lipstick dari Posy juga vegan dan cruelty free, sekarang aku sednag mencoba mengurangi dan menghindari prdouk yang melakukan animal testing. Jadi pas tahu Posy ini cruelty free seneeng banget

Kesimpulan
Like :
- Super ringan dibibir, gak berasa pake lipstick
- I'm in love with the packaging
- Gak bikin bibir kering dan
- Cruelty free pastinya

Dislike :
- Agak lama keringnya
- Lumayan mahal
- Susah didapat, khususnya untuk ditempatku (area Sulawesi Tenggara)


Kamis, 20 September 2018

Post Collaboration With Beautygoers : Me Time Favorite

Assalamualaikum haiiiii semua, kali ini aku join Post Collaboration bareng teman-teman di Beautygoers, temanya tentu saja gak jauh-jauh dari beauty, yess tema kali ini adalah "Me Time Favorite". Oh iya, kalau ada yang belum tahu Beautygoers itu apa cuss langsung follow akun sosmed Beautygoers nya akan banyak kolaborasi lho disana bareng teman-teman Beauty Enthusiast lainnya



Ini postingan kolaborasi pertamaku selain dengan teman-teman Be Molulo, temanya cukup menarik sekaligus lumayan mikir juga kira-kira kegiatan apa sih yang selama ini jadi Me Time Favoritku. Sekilas memang rasanya simple banget, bagi beberapa orang mungkin begitu ditanya me time favorit nya apa? mereka akan langsung jawab ke salon, shopping atau liburan. Aku sendiri jarang banget ke salon karena jarang banget salon khusus wanita ditempatku, pernah sekali udah gak tahan dengan rambut yang semakin rontok akhirnya memutuskan ke salon untuk potong rambut, eh pas lagi proses potong tiba-tiba ada bapak-bapak masuk pengen potong rambut juga langsung dah gercep ngambil jilbab dan nutupin kepala, akhirnya ke salon bukan untuk me time tapi was-was time haha

Untuk shopping aku juga jarang karena Mall ditempatku lumayan jauuuhhhhh, jadi selama ini lebih milih belanja online atau paling cuma ke swalayan dekat rumah itupun untuk belanja bulanan kebutuhan rumah, jadi shopping juga tidak termasuk me time buatku. Kalau liburan gimana? liburan mana enak kalau sendiri, aku kalau liburan pasti bareng suami jadinya bukan me time tapi quality time cieeeeee

Well, jadi me time favoritku apa nih? Setelah mengingat dan menimbang kegiatan apa saja yang buat aku bisa bener-bener santai dan menikmati waktu adalah jeng..jeng... yang pertama mainan makeup alias dandan, aku selalu menyempatkan waktu paling tidak seminggu sekali untuk mengasah skill makeup tsaahhh karena senin sampai jumat aku ngantor jadi waktu me time hanya pada saat weekend. Awalnya rutinitas mainan makeup itu aku mulai karena merasa kewajiban sebagai beauty enthusiast tapi semakin kesini kok semakin suka dan semakin menikmati waktu pas lagi dandan. And I think, makeup adalah salah satu me time favoritku

Yang kedua, masih gak jauh-jauh dari dunia beauty. Maskeran sambil nonton drama korea yeeaiiii, kalau yang ini favorit banget dah, walaupun maskerannya hanya 20 menitan dan sisanya nonton drakor 40 menit hihi. Bagiku me time gak harus kegiatan yang banyak menghabiskan uang, cukup dengan melakukan hobi atau hal yang kita senangi itu udah bisa jadi me time buatku. Mainan makeup + nonton drama korea pasti aku lakukan walaupun hanya seminggu sekali, kedua hal itu sudah cukup sebagai penghilang penat karena kerjaan menumpuk dikantor. Kalau kalian me time favoritnya apa nih?

Oh iya, jangan lupa cek me time favorit dari Titah Sanjana ya😊

Yang pengen ikut post collab kayak gini bisa langsung follow Beautygoers ya


Jumat, 07 September 2018

Review : Qiansoto Peel Off Mask, Si Murah Meriah Pembasmi Komedo

Assalamualaikum haiiiii semua, apa kabarnya nih? Belakangan ini sedang marak pembahasan tentang skin care terutama masker, mulai dari produk luar sampai produk lokal banyak yang mengeluarkan varian masker baik itu yang bentuknya clay mask, powder mask, sheet mask maupun peel off mask. Aku suka semua jenis masker itu dan saat ini lagi rajin maskeran, mungkin karena sudah banyak varian masker yang beredar dengan harga yang terjangkau pula yeeaaiii

Kalau lagi malas sibuk dan gak sempat pakai clay mask atau powder mask, aku selalu punya stok sheet mask dan peel off mask dan salah satu peel off yang sering aku pakai itu dari Qiansoto


Qiansoto Peel Off Mask (Varian Coffee Milk & Nourishing Facial Mask, 24K Gold Collagen & Coffee Milk & Nourishing Facial Mask)

Harga : Rp 10.000

Netto : 35 ml 

Where to buy? Supermarket terdekat :)

Sebenarnya ada banyak varian lainnya dari masker ini tetapi yang menarik perhatianku hanya 3 varian diatas, lets jump to the review 

Packaging dan Varian :
Seperti packaging masker pada umumnya terbuat dari plastik, dibagian depan terdapat informasi tentang nama produk beserta variannya dan juga kandungan didalam maskernya seperti honey, 24K gold dan coffe milk dan pada bagian belakang ada informasi tentang ingredients, kegunaan serta cara pakai

 Honey 

24 K Gold

Coffe Milk

 
Tekstur & Aroma :
Teksturnya agak kental jadi enak aja diaplikasikan diwajah karena tidak sampai menetes. Untuk aromanya, yang paling wangi sih si varian coffee milk kayak wangi white coffee gitu hehe. Yang lainnya biasa aja wanginya.

Cara Pemakaian :
Yang pertama pasti bersihkan wajah terlebih dahulu setelah wajah bersih bisa langsung aplikasikan masker ini, bisa pakai kuas ataupun jari. Aku sendiri langsung mengaplikasikan dengan jari, cukup tipis-tipis aja ya pakainya karena masker ini lumayan lama keringnya jadi semakin tebal akan semakin lama nunggu keringnya :P

Hasil Pemakaian :
Saat di peel off masker ini lumayan banget bisa mengangkat komedo, memang agak sakit saat proses peel off karena maskernya nempel banget diwajah ya mungkin karena itu jadinya bisa ngangkat komedo dan juga wajah jadi terasa lebih kencang. Dari tiga varian masker dari Qiansoto ini, aku lebih suka yang varian coffe milk karena dua varian lainnya setelah maskernya di peel off pada beberapa bagian wajahku langsung mengering jadi kayak ada dry patchesnya gitu, atau mungkin karena emang jenis kulitku kombinasi jadi dibagian keringnya malah semakin kering. Sedangkan yang coffee milk gak ada efek kering setelah pemakaian.

Oh iya, isinya juga lumayan banyak, satu bungkus masker ini bisa aku pakai sampai tiga kali :)

Kesimpulan :
Like :
-Bisa mengangkat komedo diwajah
-Harga terjangkau
-Mudah didapat
-Isi lumayan banyak
-Praktis karena peel off

Dislike :
-Nunggu keringnya lumayan lama
-Lumayan sakit saat dilepas
-Beberapa varian membuat wajahku semakin kering


Repurchase?
Maybe yang varian Coffee Milk sajjo

Jumat, 24 Agustus 2018

Review : New York Color (NYC) Palette Shade 950 Smokey Violets

Assalamualaikum haiiii semua, selamat hari raya Idul Adha, mohon maaf lahir dan batin ya :). Sedikit curthat ya. akhir-akhir ini lagi kekurangan mood buat update postingan diblog kayaknya hal ini juga sering dialami teman-teman blogger yang lain ya *cariteman. Padahal foto-foto produk yang akan direview udah siap tapi untuk merangkai kata kemudian dituangkan diblog kok ya syuuuyaaahhh tapi karena merasa bersalah sudah membiarkan blog ini tanpa postingan selama kurang lebih dua minggu maka dengan sisa mood dan semangat yang masih ada mariiii kita lanjutkan untuk review salah satu eye shadow palette yang murah meriah ini


 New York Color (NYC) Palette Shade 950 Smokey Violets

Harga : Rp 32.000 (lagi diskon, harga sebelum diskon sekitar 50.000 an)

Where to buy ? Iva Beauty (Instagram) atau Beauty Call Indo (Via Shopee)


Beli palette ini sebenarnya tergiur dengan harganya yang murah dan karena mumpung lagi beli produk yang lain biar gak sayang sama ongkirnya yang lumayan jadi sekalian nyari-nyari produk yang murah meriah *naluriemakemak. 

New York Color (NYC) sendiri adalah salah satu produk dari US (ya iyalah namanya juga New Yorok Color hihi). Aku pribadi masih asing dengan brand ini, ngecek websitenya juga setelah beli eye shadow palette ini dan hampir semua produknya affordable. Produknya juga lumayan lengkap, mulai dari complexion, decorative sampai nail polish. Well, langsung aja ke review eye shadow palette nya.

Packaging :

Packagingnya terbuat dari plastik dengan plastik transparan pada bagian depan yang memperlihatkan seluruh isi eye shadow nya. Oh iya, selain harganya yang murah, isi dari palette ini juga cukup menarik menurutku karena sudah lengkap. Terdiri dari 4 eye shadow  (3 berwarna ungu mulai dari ungu tua sampai ungu muda dan 1 berwarna putih), primer base, gel liner dan illuminator serta terdapat juga spons aplikator




Pada bagian belakang, terdapat tutorial untuk mengaplikasikan eye shadow palette ini dan juga terdapat informasi tentang ingredients. So far, aku suka-suka aja dengan packagingnya, ukurannya juga pas.

Tekstur dan Swatches 

4 warna eye shadow teksturnya semua shimmer, walaupun shimmer nya gak lebay tapi kalau aku pribadi untuk buat eye look paling tidak harus ada satu warna yang matte yang bisa digunakan sebagai warna transisi. 





Untuk eye shadow base nya teksturnya agak padat dan hasilnya B aja, aku tambahin concealer lagi biar warna eye shadownya lebih keluar. Gel linernya sendiri lumayan oke, mudah diaplikasikan dan berwarna hitam pekat tetapi sangat mudah bleber alias gak water proof ataupun smudge proof jadi kurang cocok digunakan seharian. Dan terakhir yang jadi favoritku illuminator, aku gunakan sebagai highlighter, teksturnya seperti tekstur eye shadow tapi sedikit basah, apa dong nama tekstur yang seperti itu? Gak seperti liquid highlighter yang cair banget *bingungkan :D



Pigmentasi :

Untuk eye shadownya pigmentasinya biasa aja, gak langsung keluar pada saat diaplikasikan tapi bisa di built up sehingga warna bisa lebih keluar. Diblendnya juga lumayan gampang, yah harus sabar aja ngeblend buat menghasilkan warna yang kita inginkan :)

Hasil Pemakaian :

Awalnya aku coba mengaplikasikan semua warna eye shadow ini sesuai dengan tutorial pada bagian belakang kemasan tapi aku kurang puas dengan hasilnya, akhirnya aku buat cut crease aja 


Pada eye look d atas, aku menggunakan warna ungu crease sesuai dengan tutorial dari eye shadow nya, aku menggunakan sebagai warna transisi kemudian aku buat cut crease dan mencampurkan warna ungu paling muda dengan warna putih dan ungu tua aku aplikasikan pada outer corner. Tidak lupa menambahkan gel liner sebagai eye liner untuk look ini. Oh iya, highlighter pada look ini aku gunakan si illuminator, karena teksturnya yang gak terlalu basah jadi bagus-bagus aja digunakan diatas bedak.


Kesimpulan :
Like :
- Harga terjangkau
- Ukuran pas alias travel friendly
- Illuminatornya lumayan blinding

Dislike :
- Gak ada warna matte
- Gel liner nya gak smudge proof dan water proof
- Gak ada kuas untuk aplikasi gel liner nya



Selasa, 07 Agustus 2018

Review : Mustika Ratu Peeling Kulit Kerang, Kulit Halus Hanya Dengan 10.000 an

Assalamualaikum haiiii semua, selalu semangat kalau bahas produk lokal yang harganya murah meriah tapi hasilnya bagussss dan salah satunya adalah produk dari Mustika Ratu. Seperti kita ketahui bersama sejak dulu mustika ratu terkenal dengan produk-produk perawatan wajah maupun tubuh dengan bahan-bahan alami. Yang aku ingat banget produk perawatan dari mustika ratu itu identik dengan wangi jamu-jamuan hehe.


Mustika Ratu Peeling Kulit Kerang

Netto 15 gr

Harga : Rp 8.000 - Rp 10.000


Beli produk ini gak direncanakan alias hasil dari lapar matanya emak-emak, karena sering beli sheet mask di swalayan dekat rumah gak sengaja lihat produk ini diantara sheet mask. Penasaran juga, peeling kok bentukannya kayak gini? berasa pakai masker bubuk aja *mikirlumayankeras

Packaging 

Dikemas dalam bentuk sachet berwarna putih kombinasi biru dengan gambar kulit kerang pada bagian depan. Dari tulisan diproduk sudah cukup menarik perhatian mata "Peeling Kulit Kerang, Membersihkan dan Menghaluskan Kulit Yang kusam" 

Ingredients

Pada bagian belakang dicantumkan ingredients dari produknya

 

Tekstur dan Aroma

Bentuknya bubuk seperti masker bubuk pada umumnya karena emang harus dicampur air atau air mawar. Untuk aromanya, seperti yang aku bilang diawal aromanya jamuuuu banget dan cukup kuat wanginya. Tapi untuk aku pribadi no problemo 


Cara Pemakaian 

1. Siapkan wadah untuk mencampur peeling kulit kerangnya
2. Campurkan peeling kulit kerang dengan air atau air mawar (aku pakai air mawar dari La Tulipe)
3. Campurkan sampai berbentuk pasta kemudian oles diseluruh wajah
4. Tunggu sekitar 1-2 menit atau setengah kering kemudian gosok perlahan dengan gerakan memutar
5. Pada saat melakukan proses peeling alias menggosok diseluruh wajah, sebaiknya langsung di wastafel karena peeling kulit kerangnya akan berjatuhan dan lumayan messy menurutku 
6. Kemudian bilas hingga bersih

Aku langsung pakai jari buat oleh ke wajah :D

 Tunggu setengah kering kemudian gosok perlahan


Hasil Pemakaian

So far, sukaaaaa sama hasilnya, bener-bener gak nyangka produk murah meriah ini bisa bikin wajah halusssss setelah pemakaian. Bisa banget mengangkat sel-sel kulit mati diwajah, apalagi kalau dipakai rutin. Kalau lihat pada kemasan, dianjurkan untuk menggunakan rutin 2 kali seminggu. Dan aku sudah pakai produk ini selama 2 minggu atau sudah 4 kali pemakaian untuk 1 sachet produk. Hemaaattt banget ya :)


wajah terasa halusssss dan fresh
 

Kesimpulan :
Like :
- Wajah terasa halussss setelah pemakaian
- Mudah didapat
- Harga murceeee

Dislike :
- Ribet, gak praktis karena harus dicampur air dulu
- Berantakan, pada saat digosokkan diwajah produk berjatuhan banyaakkk banget

Tapi diluar ribet dan messy nya, aku tetap sukaaaaa Peeling Kulit Kerang ini :)

Rabu, 01 Agustus 2018

July Beauty Haul : Oriflame, Miniso & lain-lain

Assalamualaikum haiii semua, gak terasa udah awal bulan aja. Selalu pengen update tulisan diblog sesering mungkin, udah foto-foto produk yang mau dishare reviewnya tapi ya kok masih malas buat nyusun kata-katanya. Maka jadilah postingan ini, yang gak perlu terlalu banyak kata tapi tetep bisa share sama teman-teman tentang beauty haul aku dibulan Juli 😁

Sebenarnya udah lama banget gak posting haul, kalau gak salah terakhir buat yang bulan November tahun lalu. Tiap abis beli produk baru pasti lupa foto buat share, bawaannya gak sabaran pengen nyoba hihi.

So, ini dia beauty haul aku, semua produknya barang baru yang aku gak punya sebelumnya 😊

*Oriflame
1. The One Conturing Kit
    Rp 179.000


2. Giordano Marbleised Eye Shadow
     Rp 159.000
3. Oriflame Nail Polish
    Rp 19.900


* Miniso
1. Eye Shadow Brush Rp 49.000
2. Miniso Peel Off Nail Polish Rp 39.000/2 Pcs
3. Miniso Beauty Blender Rp 29.000
4. Miniso False Eyelash Applicator Rp 29.000


* Pixy, Makeover, Viva, X-Pert
1. Pixy Matte in Love Lipstick Rp 40.000
2. Viva Perfect Cleanse Makeup Remover Rp 30.000
3. X-Pert Eyelash Adhesive Rp 30.000
4. Makeover Liquid Eye Liner Rp 80.000


Produk-produk yang aku beli diatas kebanyakan aku sukaaaa, terutama peel off nail polish dan pixy matte in love, reviewnya nyusul ya 😊

Share dong dear pengalaman kalian kalau udah pernah nyobain produk diatas 😘


Minggu, 29 Juli 2018

Beauty Talk : I Can't Live Without You (skincare & makeup)

Pic from pinterest

Assalamualaikum haiiiii semua, melihat judul postingan kali ini agak lebay ya hehe tapi percayalah produk-produk yang akan aku bahas nanti memang merupakan bagian dari rutinitas hidup eeaaa. 

Seperti beberapa bulan belakangan ini, setiap akhir bulan member dari Be Molulo wajib menulis tentang sesuatu hal yang dicetuskan oleh sang pemilik trigger tiap bulannya dan bulan ini adalah giliranku. Dalam Be Molulo, sepertinya aku satu-satunya dengan niche Beauty, jadi untuk tema bulan ini harus pinter-pinter nyari tema yang masih berhubungan dengan beauty tapi yang tidak memberatkan teman-teman Be Molulo yang niche blog mereka kebanyakan life style. Gak mungkin dong aku kasih tema Freckles atau Glass Skin Makeup Look haha.

Maka, setelah mengingat dan menimbang, aku memutuskan akan bahas tentang Produk-produk yang aku selalu gunakan setiap hari atau produk yang ku tak bisa hidup tanpanya. Setiap orang, pasti punya paling gak satu atau dua produk yang bener-bener dipakai setiap hari dan berasa ada yang kurang banget kalau gak pake produk ini. Well, kalau aku pribadi ada beberapa produk I can't live without

1. Moisturizer dan Sunblock
Setelah membersihkan wajah, moisturizer adalah produk wajib banget yang harus aku pakai, jenis kulitku kombinasi. Ada beberapa bagian wajah yang berminyak tapi ada juga beberapa bagian yang terkadang tiba-tiba jadi kering banget dan si pelembab ini akan sangat membantu mengatasi bagian kering itu. 
Dulu sebelum mendalami dunia perbiuti an, aku paling malas pakai sunblock, mikirnya kan aku kerjanya didalam ruangan tiap hari kena AC jadi cukup pelembab aja dong tapi setelah lihat artikel-artikel kecantikan dan sharing para beauty enthusiat tentang pentingnya menggunakan sunblock dan bagaimana bahaya sinar matahari bagi kulit kita. 
Ada beberapa teman yang gak pakai produk aneh-aneh dalam hal ini seperti krim racikan atau produk gak jelas lainnya, tapi tanpa mereka sadari udah muncul beberapa flek hitam diwajah mereka dan penyebabnya pasti karena sering terkena sinar matahari.
Dan moisturizer + sunblock yang aku pakai setiap hari adalah Cetaphil Moisturizing Lotion dan Jafra Sun Face Protector SPF 50


2. Produk Alis
Dunia peralisan sampai saat ini sepertinya masih menjadi topik hangat perbincangan para wanita yang terkadang masih menjadi misteri juga, kadang gambar alis bagusss + rapiiii banget eh besoknya tiba-tiba hasil gambar alisnya jadi gak rapi dan keliatan ketebalan haha. Sering banget teman-teman nanya, produk alis yang bagus apa? Aku sudah banyak nyoba produk alis, mulai dari pensil, pomade, eye brow powder sampai yang bentuknya kayak spidol. Tapi untuk saat ini aku kembali ke pilihan hampir semua orang, yesss eye brow pencil dari viva yang aku kombinasikan dengan eye brow pencil dari pixy. 
Aku kasih tips dikit ala aku ya, sebelum menggambar alis yang pasti jangan lupa alisnya disikat dulu biar lebih rapi dan terarah 😁. Kemudian sebelum menggunakan pensil alis, pastikan pensil alisnya runcing ya alias sudah diraut, akan beda banget hasilnya pensil alis yang sudah diraut, nah pensil alis viva aku gunakan untuk menggambar bingkai alis karena runcing banget jadi hasilnya rapiii. Sedangkan untuk pensil alis dari pixy aku gunakan untuk isi alis yang sudah dibingkai tadi tapi cukup diisi bagian tengah sampai belakang aja kemudian disikat lagi untuk membaurkan kebagian depan alis jadi hasilnya gak tebal dari depan sampe belakang. Pensil alis pixy ini gampang banget buat diblend dan sangat pigmented so hati-hati saat menggunakannya ya

Maap penampakannya kurang indah 😄

3. Lip Balm
Nah produk yang satu ini juga penting banget menurutku, wajib banget sebelum pakai lipstick atau lipcream menggunakan lip balm karena bibirku cenderung kering. Sebelumnya aku pakai vaseline dan juga tender care dari oriflame, tapi udah sekitar 2 bulan ini aku pakai Leneige Lip Sleeping Mask. Awalnya cuma aku gunakan sebelum tidur untuk melembabkan bibir, tapi sekarang aku pakai sebelum pakai lipstick juga. Buat yang bibirnya kering, wajib banget coba ini


4. Lipstick dan Lip Cream
Untuk produk bibir ini aku punya banyak koleksi tapi hanya 3 yang jadi favorit banget, kenapa favorit? Yang pertama karena teksturnya ringaaannn banget, gak berasa bibir jadi tebal saat menggunakannya. Yang kedua karena gak bikin bibirku semakin kering alias teksturnya gak matte banget.

Atas : Mineral Botanica Soft Matte Lip Cream
Tengah : Lip Coat by Lizzie Parra
Bawah : Viva Perfect Matte 

5. Makeup Remover 
Ini juga gak kalah penting dari produk lainnya, sebelum tidur wajib harus banget bersihkan sisa makeup diwajah kemudian baru dicuci pakai cleanser. Untuk saat ini aku pakai micellar water dari garnier tapi aku juga sering pakai merk lain, pixy, wardah dan lain-lain juga bagus kok. Kapas + makeup remover ini produk yang paling sering aku beli karena emang paling cepat habisnya hehe



Jadi 5 jenis produk diatas yang selalu aku gunakan tiap hari, pokoknya tak bisa hidup tanpa merekaaaaa. Kalau produk yang sering kalian gunakan apa nih? Share dong 😊



Rabu, 25 Juli 2018

Review : Felinz Lip Scrub, Scrub Bibir Yang Gak Bikin Perih

Assalamualaikum haiiiiii semua, sekarang ini kayaknya hampir semua cewek gak bisa hidup tanpa lipstick, wajah berasa pucat banget kalau gak ada pewarna bibir tapi tidak bisa dipungkiri efek samping dari pemakaian lipstick adalah warna bibir menjadi kehitaman dan sering kali membuat bibir kering. Hal itu juga yang terjadi pada bibir indahku eeeaaaa, bagian luar bibirku mulai berwarna kehitaman dan bibirku jadi kering banget, mungkin karena sering nyoba-nyoba lipstick atau pun lip cream, aku tak sanggup melawan godaan lipstick dengan warna-warna yang semakin hari semakin menggoyahkan iman haha.

Untuk mengurangi efek dari pemakaian lipstick ini, aku sering menggunakan scrub bibir, awalnya aku sering menggunakan bahan-bahan alami dan mudah didapat yaitu madu dan gula. Setelah pemakaian hasilnya langsung terasa, bibir jadi halus, bagian bibir yang kering jadi terkelupas. Tapi butiran gula pasir yang lumayan kasar dan besar membuat bibir terasa perih jadi aku menggunakan scrub madu gula ini hanya seminggu sekali.

Nah sekitar 2 minggu lalu, aku ke swalayan pas lewat dibagian kosmetik gak sengaja lihat ada scrub bibir dan pas lihat harganya yang murah langsung deh beli 😄 *naluri emak-emak


Felinz Lip Scrub

Netto : 5 gram

Harga : Rp 20.000


Packaging :
Packagingnya dalam bentuk jar plastik berwarna putih dengan gambar bibir merekah nampak menggoda, akankah bibirku seperti itu nanti haha. Ukurannya seperti ukuran lip balm lah yang gak makan tempat kalau dimasukin ke makeup pouch. Oh iya, untuk variannya ada dua varian, yang cherry & peach, yang aku beli yang peach

 
Ingredients :

Claim :
- Melembabkan dan mengeksfoliasi bibir
- Menutrisi bibir karena mengandung vitamin E dan jojoba oil
- Peach kernel oil menghidrasi bibir

Karena melihat ada kandungan vitamin E & jojoba oilnya ini yang buat aku semakin penasaran pengen coba


Tekstur & Aroma :
Teksturnya halus karena butiran scrubnya kecil-kecil jadi halusss banget, aku pribadi lebih suka yang teksturnya seperti ini jadi gak perih saat digosokkan ke bibir & pastinya bisa dipake sering-sering, selama dua minggu ini aku pakai tiga kali seminggu. Tapi mungkin karena ada kandungan jojoba oil dan peach kernel oil, teksturnya memang agak oily jadi ketika digosokkan ke bibir hasilnya belepotan sampai keluar bibir tapi gak masalah sih buatku. Sedangkan untuk aromanya wangiiiii banget, wangi buah banget 😍


Hasil Pemakaian :
Selama dua minggu dan masuk minggu ketiga ini selain yang belepotan tadi so far masih cocok-cocok aja sih, memang bibir gak langsung halussss banget setelah pemakaian tapi lumayanlah menurutku dan yang paling penting gak bikin bibir perih. Aku sering menggunakan felinz lip scrub ini sebelum tidur jadi sekalian bersihin bekas lipstick juga, setelah itu aku aplikasikan lip balm dan saat bangun bibir jadi lembabbb 

Kesimpulan :
*Like :
- Harga terjangkau
- Isi lumayan banyak, untuk pemakaian cukup dipakai sedikit saja
- Mudah didapat
- Butiran scrubnya halus

*Dislike :
- Agak belepotan saat digosokkan ke bibir



Jumat, 13 Juli 2018

This is My Adventure!!!


Assalamualaikum haiiii semua, kalau lihat judul postingan kali ini yang bukan berbau biuti pasti sudah bisa ketebak tema tulisan kali ini untuk menanggapi trigger dari teman-teman Be Molulo, tema kali atau tema bulan lalu (ketahuan kalau telat nyetor, maapken) adalah adventure dari kakak ketje sang petualang Kak Raya. 3 bulan berturut-turut selalu postingan tanggapan trigger tepat waktu, baru bulan kemarin telat karena kerjaan kantor lagi padat banget + tema yang dicetuskan oleh beliau cukup membuat otakku berfikir keras, kira-kira petualangan apa saja yang sudah pernah kulalui asekkkk

Kalau lihat acara ditipi yang terkenal banget itu, adventure itu tentang petualangan sang host menjelajahi alam. Sedangkan untuk aku sendiri yang menghindari kegiatan alam, petualangan menurutku lebih ke tantangan tentang bagaimana kita bisa bertahan dalam situasi tertentu. Dan setelah throw back beberapa tahun silam aku pernah berada pada situasi yang mau gak mau harus bisa survive.

Pada tahun 2007 silam setelah lulus SMA, seperti anak-anak lainnya yang ingin melanjutkan studi di Perguruan Tinggi favorit semua ummat yang kalau di Sulawesi tentu saja di Universitas Hasanuddin. Aku pun mengikuti tes dengan harapan bisa menjadi salah satu mhasiswa di Unhas tapi sayangnya belum rejeki jadi aku berfikir kalau mau daftar ke perguruan tinggi swasta sekalian aja nyari yang bagus di Pulau Jawa sana dan aku menjatuhkan pilihan ke Kampus Putih, Universitas Muhammadiyah Malang dengan mengambil jurusan Hubungan International.

Disinilah petualanganku berawal, tahun pertama terasa sangat menyenangkan uang bulanan lancar dari orang tua, ketemu banyak teman-teman baru, makanannya murah-murah dan bangga bisa menjadi salah satu mahasiswa kampus favorit di Jawa Timur. Sampai akhirnya pada bulan Maret 2008, papa harus meninggalkan kami. Jlebbbb, serasa ada palu raksasa yang menghantam dada, selama ini beliau adalah supporter terbesarku, apapun yang aku inginkan selalu didukung penuh oleh beliau. Beberapa bulan sebelum meninggal, sakit papa semakin parah dan harus rawat inap selama 2 bulan di rumah sakit yang jauh dari rumah dan otomatis semua uang dan tabungan dipakai untuk pengobatan beliau. Aku juga tahu pasti mama sempat meminjam uang kebeberapa keluarga dekat.

Sempat terfikir untuk berhenti kuliah atau pindah ke kampus di Sulawesi saja tapi aku dan mama ya hanya kami berdua karena adikku masih sangat kecil, kami saling menguatkan. Uang bulanan yang awalnya selalu lebih, akhirnya harus dipangkas habis, Rp 600.000/bulan untuk seluruh biaya hidupku diperantauan. Sudah termasuk uang makan, pulsa, ke warnet untuk cari tugas kuliah, ke rental komputer + biaya printnya karena waktu itu belum punya laptop. Dan sampai akhirnya bisa beli laptop karena ada uang pemberian dari teman-teman papa ketika beliau meninggal.

Jujur saja waktu papa masih hidup beliau terlalu memanjakanku dan tidak pernah terbayang sedikitpun hidup tanpa beliau. Dulu ingat banget, kalau beli sarapan sekalian untuk makan siang, untung sekitaran kos banyak yang jual makanan murah meriah dengan nasi melimpah yang sangat menguntungkan anak kos hehe. Sering beberapa kali benar-benar kehabisan uang dan masku yang dulu masih jadi pacar rela berbagi uang jajannya, sering dikirimin uang 50.000 dan jarak kos ke atm sekitar 2 Km cusss langsung semangat jalan ke atm demi uang penyambung hidup. Makasih mas, its mean a lot for me. Dan Alhamdulillah bisa lulus tepat waktu dan cum laude, bisa buat bangga mama dan Alm. papa pastinya.

Kepergian papa menjadi pelajaran besar buat kami sekeluarga dan buat saya pribadi. Keluarga kami jadi semakin dekat karena saling menguatkan, dulu mama yang super sibuk sehingga kurang dekat dengan anak-anaknya. Kami benar-benar mulai dari nol, dengan jumlah tabungan yang hampir habis, semua kebun dan aset lainnya sudah habis terjual. Tapi kami tidak pernah menyesali itu, karena kami sudah mengusahakan yang terbaik sebelum papa meninggal.

Dan Alhamdulillah, aku dan keluarga bisa melewati itu semua. Menurutku ini tantangan yang lumayan besar dikehidupanku yang menjadikannya sebagai salah satu petualangan hidup. This is my adventure!!!

Kamis, 12 Juli 2018

Review : LT Pro Smooth Corrector Cream Foundation, Super Luvvvvvv :)

Assalamualaikum haiiiiii semua, akhir-akhir ini kulit wajahku lagi breakout parah, jerawat dimana-mana, kulit kusam dan beberapa bagian diwajah ada yang kering banget yang sampai terkelupas. Jenis kulit wajahku normal kombinasi, kombinasinya bagian T Zone sedikit berminyak dan bagian lainnya lebih kering dan saat ini aku juga sedang konsumsi obat hormon yang sepertinya menjadi salah satu pemicu masalah diwajahku ini. Karena kondisi wajah yang kurang enak dipandang ini akhirnya membuatku jadi malas dandan, berasa gak ada foundation yang cocok diwajah, pakai yang teksturnya liquid pasti coverage nya light to medium yang hasilnya bekas jerawat diwajah masih keliatan. Pakai yang teksturnya cream jatuhnya malah kering atau matte banget diwajah alhasil bagian kering diwajah semakin terlihat :(

Sampai akhirnya pencarianku berakhir pada LT Pro Smooth Corrector Cream Foundation (cuma nyari yang mudah dapatnya aja sih alias produk lokal yang banyak dijual dipasaran). Awalnya beli ini ragu banget, karena udah beberapa kali nyoba foundation cream hasilnya selalu kering banget diwajahku tapi yaaa penasaran juga sama foundation ini dan akhirnya memutuskan untuk beli karena LT Pro sendiri adalah salah satu brand lokal favoritku jadi selalu penasaran dengan produk-produk dari LT Pro


LT Pro Smooth Corrector Cream Foundation

Shade : Yellow Orange

Netto : 15g

Price : Rp 100.000 sd Rp 150.000 (maap lupa harga pastinya 😁)


Claim :



Packaging :
Sepeti biasa packaging dari produk LT Pro selalu terlihat elegan karena didominasi warna hitam, untuk LT Pro Smooth Corrector Cream Foundation ini terbuat dari pot kaca dengan tutup berwarna hitam doff. Aku suka dengan bentuk pot nya terlihat kokoh, tapi agak susah saat akan ditutup jarang banget pas nutup produk ini langsung pas, cara nutupnya diputer gitu tapi selalu aja gak pas hehe but its ok lah


Shade :
LT Pro Smooth Corrector Cover Foundation ini ada 3 pilihan shade, ada Plum Rose untuk kulit cenderung putih atau pink, Yellow Orange untuj kulit kuning langsat dan Chesnut untuk kulit sawo matang atau kulit gelap. Aku sendiri pakai Yellow Orange, pas banget dikulitku yang skintone nya yellow undertone

Tekstur :
Pastinya creamy ya, creamy banget malah, yang justru tekstur ini yang menurutku gak bikin bagian kering diwajahku terlihat. Cream foundation lokal lain yang pernah aku cobain teksturnya agak keras dan susah banget diblend dan cepat banget kering

Coverage :
Coverage nya juaraaaa menurutku, semua noda diwajah hilang seketika hehe.

Ini kondisi wajahku saat ini, penuh dengan bekas jerawat 😭

aku aplikasikan foundation ini hanya 1 layer dan langsung bisa menutup bekas jerawat, untuk jerawat yang ukurannya gak sopan alias gede-gede aku tutupi lagi pakai foundation jadi aku gunakan seperti concealer

Taraaa ini hasilnya menggunakan cream foundation dari LT Pro, wajah mulusss seketika yeeaiiii


Kesimpulan :
Like :
- Full Coverage, pakai dikit aja udah bisa nutupin ketidaksempurnaan diwajah
- Isinya lumayan banyak
- Mudah didapat
- Walaupun shadenya hanya 3 pilihan tapi yang yellow orange ini pas banget dengan warna kulitku
- Tidak mempertegas garis halus atau bagian kering diwajah

Dislike :
- Agak ribet nutupnya 😁
- Mungkin karena teksturnya creamy jadi sedikit berat diwajah alias berasa banget lagi pakai foundation jadi kurang cocok untuk pemakaian sehari-hari tapi untuk acara pesta, wisuda atau acara yang membutuhkan foundation full coverage okeeee banget 

Repurchase? Yes...yesss tapi pasti bakal lama banget nih habisnya 😍

Review Vegan Lipstick Matte Local: Posy Beauty Shade Lust

Assalamualaikum haiiiii semua, kalau gak salah aku jarang banget review tentang produk lipen diblog ini, kebanyakan tentang eye shadow atau ...