Rabu, 14 Februari 2018

Long Distance Marriage (LDM), Bagaimana Kewajiban Seorang Istri?

Assalamualaikum haiii semua, dari judulnya saja sudah bisa ketebak postingan kali ini agak sedikit berat, jauh berbeda dari postingan sebelum-sebelumnya tentang dunia lenong. Berawal sejak aku bergabung di grup Be Molulo (grup blogger ibu-ibu ketje), setelah berkelana mengintip sampai meresapi hasil tulisan dari sesepuh blogger Be Molulo, kemudian menyimak pembahasan mereka di grup Whatsapp, pemikiranku jadi lebih terbuka. Awalnya aku buat blog untuk share ketertarikanku sama dunia per Make UP an, itupun masih cari aman yang hanya posting tentang review produk, belum berani dan belum PD untuk posting tutorial make up :D.

Tetapi setelah melihat postingan mereka diblog yang membahas tentang keresahan, curahan hati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar aseekkk, aku pun terinspirasi untuk mencurahkan keresahan didalam lubuk hati terdalam eeaaaaa. Intinya yang aku sadari, aku memang suka menulis tentang apapun sebenarnya karena terkadang sampai saat ini pun aku masih sering menulis curhatan atau keresahan dibuku diary dadakan alias coretan asal dikertas atau dinote book lainnya yang bukan dikhususkan untuk menjadi buku diary. Jadi kenapa tidak diblog ini aku mencoba menulis hal lain selain review make up.


Well kembali ke topik, apa sih LDM itu? yang biasanya kita kenal kan LDR, aku dulu juga pernah LDR an selama 9 tahun dengan mas suami kemudian pada Agustus 2016 status LDR naik level menjadi LDM alias Long Distance Marriage atau hubungan jarak jauh setelah menikah. Kita nostalgia sedikit ya, sejak pertama kenal dengan suami hanya melalui SMS dikenalkan oleh sahabat kami, menurut beliau SMS dikirim ke aku hanya iseng mau cari kenalan dan akhirnya berlanjut menjadi jenis hubungan yang menurut para remaja alay kala itu adalah HTS (Hubungan Tanpa Status) atau TTM (Teman Tapi Mesra) karena tidak pernah ada acara katakan cinta dalam hubungan kami.

Kami menikah pada Agustus 2016, sudah 1 tahun 6 bulan. Tetapi karena kami memang tinggal di kota yang berbeda dan dapat kerjaan tetap di kota masing-masing, mau gak mau sampai saat ini masih harus menjalani LDM, yang ketemunya hanya seminggu sekali dan terkadang juga 2 minggu sekali. Teman-teman yang juga menjalani LDM pasti mengerti bagaimana dilemanya seorang istri yang jauh dari suami, bangun pagi berharap bisa membuatkan sarapan, menyiapkan pakaian kerja bahkan bisa pamitan langsung sebelum berangkat kerja (selama ini aku pamitan via SMS :D). Belum lagi sewaktu pulang kerja, sangat berharap bisa berbagi cerita dan melepaskan kepenatan pekerjaan, selama ini hanya bisa diceritakan lewat telepon sambil membayangkan ekspresi satu sama lain, kata Dilan "ini berat" hahaha

Terdengar egois memang seolah-olah hanya mementingkan pekerjaan dibanding kebersamaan dengan pasangan tetapi disisi lain tidak bisa dipungkiri kebutuhan hidup menjadi tuntutan untuk terus bekerja apalagi tidak mudah bagi kami untuk mendapatkan pekerjaan yang ada saat ini. Aku sangat mengerti kewajiban seorang istri yang wajib mengutamakan suaminya dibanding apapun dan janji surga untuk istri yang berbakti kepada suami. Sering kali aku menyampaikan keinginan untuk resign agar dapat melaksanakan kewajibanku sebagai seorang istri, sangat berdosa rasanya jika suami sakit tetapi tidak bisa merawatnya dengan baik, hanya mampu mengingatkan via telepon untuk minum obat dan istirahat. Mas suami selalu punya jawaban menenangkan "Sabar, InsyaAllah sedikit lagi, saya ikhlas kok, jangan khawatir tentang kewajibanmu, anggap saja kita masih LDR" dan seketika berlinanglah air mata mendengarnya. Terima kasih mas atas semua pengertian dan kesabaranmu selama ini, maafkan istrimu ini yang belum bisa memenuhi kewajibannya, hanya Allah yang tahu pahala yang engkau dapatkan dengan keihlasanmu menjalani ini tanpa didampingi istri dan semoga pengurusan untuk kepindahanmu dimudahkan :)

Bonus foto saya dan mas suami haha

1 komentar:

Dibalik Layar, Studio Foto Beauty Enthusiast 3M (Murah,Meriah,Mantul)

Assalamualaikum haiiiii semua, huahhh akhirnya bisa update blog ini lagi, selama bulan Oktober, ini postingan pertamaku dan semoga bisa post...